Kumpulan Cerita Silat

11/01/2008

Perguruan Sejati (09)

Filed under: Gu Long, Perguruan Sejati — Tags: — ceritasilat @ 2:01 pm

Perguruan Sejati (09)
Oleh Gu Long

=============================
(Terima kasih kepada alimuda)
=============================

“Terus terang saja kenapa tak mau engkau tuturkan apa yang menjadi rahasia hatimu itu?”

“Tidak ada sesuatu yang menjadi rahasiaku.”
(more…)

Advertisements

10/01/2008

Perguruan Sejati (08)

Filed under: Gu Long, Perguruan Sejati — Tags: — ceritasilat @ 1:58 pm

Perguruan Sejati (08)
Oleh Gu Long

=============================
(Terima kasih kepada alimuda)
=============================

Surat itu berbunyi sebagai berikut:

Kepada Tiat Giok Lin yang terhormat.

Mengingat bahwa keluarga Tiat turun temurun sebagai orang-orang yang terhormat dan dimalui oleh kawan maupun lawan. Tapi sungguh diluar dugaan, engkau sebagai ahli waris keluarga Tiat yang kesohor diempat penjuru dunia, waktu mengadakan perjalanan ke propinsi Hoo pak bisa melakukan perbuatan mesum yang memalukan. Engkau telah memperkosa seorang gadis yang suci bersih secara tak tahu malu, setelah melanggar kehormatan gadis itu engkaupun merasa malu dan ingin menutup rahasia busukmu dengan membunuh gadis itu. Perbuatan ini bukan saja memalukan juga dikutuk Tuhan tapi heran, kenapa engkau masih ada muka hidup di dunia ini?

Mula pertama kami tidak percaya terjadi hal ini, setelah melakukan penyelidikan secara seksama baru mempercayainya. Dan sekalian golongan Kang Ouw pun sudah mengetahui perbuatan busukmu ini! Segala keharuman keluarga Tiat habis ditanganmu, untuk mencuci bersih nama keluarga Tiat sebaiknya hukumlah dirimu seadil-adilnya.
(more…)

09/01/2008

Perguruan Sejati (07)

Filed under: Gu Long, Perguruan Sejati — Tags: — ceritasilat @ 1:57 pm

Perguruan Sejati (07)
Oleh Gu Long

=============================
(Terima kasih kepada alimuda)
=============================

“Tak kusangka perbuatanku mendatangkan bencana bagi kaum nelayan,” pikir Tiong Giok. “Habis kau pikir bagaimana?”

“Kupikir sesudah malam baru berlayar lagi dengan begitu mungkin juga kita bisa melalui kota itu dengan selamat!”
(more…)

08/01/2008

Perguruan Sejati (06)

Filed under: Gu Long, Perguruan Sejati — Tags: — ceritasilat @ 1:51 pm

Perguruan Sejati (06)
Oleh Gu Long

=============================
(Terima kasih kepada alimuda)
=============================

In Tiong Giok menjadi merah padam dan jengah menghadapi perempuan semacam ini, tak terasa lagi mundur-mundur. Kesempatan ini tidak dilewatkan Hoo Su Kouw begitu saja, dengan cepat kakinya terangkat melakukan sabetan. Geraknya ini cepat dan kejam, jangankan Tiong Giok yang tidak berpengalaman andaikata seorang jago Bulim yang berpengalamanpun sukar menghindarinya. Tak heran pemuda kita yang menduga mendapat serangan mendadak menjadi jungkir balik terkena dupakan Hoo Su Kouw.

Setelah serangannya berhasil, Hoo Su Kouw melanjutkan lagi serangannya dengan keras, Tiong Giok menggulingkan badan dan menyambut serangan musuh dengan ilmu In liong sian jiau (naga terbang menunjukkan cakar). Hoo Su Kouw mengubah serangan, dan disambut lawannya dengan ilmu Cee siu sing liong (lengan kosong menangkap naga). Tak terasa lagi lengannya kena tangkap, tak putus asa baginya. Kakinya terangkat kearah selangkangan musuhnya. Tiong Giok menjadi gusar, ia mengengos lalu melemparkan perempuan itu sejauh beberapa depa. Hoo Su Kouw benar-benar habis mengerti kenapa pemuda lemah ini memiliki kepandaian luar biasa. Sekali ini ia tidak memperedulikan dapat tidaknya buku keng thian cit su pedangnya dihunus dan niatnya membunuh sudah mantap. Terlihat ia menyabetkan senjatanya dengan ganas, Tiong Giok melihat kekalapan orang menjadi gusar. Sambil mengengos ia membarengi dengan Hiat cie lengnya yang ampuh. “Sret” terdengar suara memecah udara, angin keras yang panas tak ubahnya seperti halilintar menyambar kearah musuhnya. Hoo Su Kouw merasakan hawa panas menerjang dirinya, dengan memutarkan pedang berusaha membendung serangan musuh. Sungguhpun begitu masih juga baju dan rambutnya bagian sebelah kiri kena dihanguskan.
(more…)

07/01/2008

Perguruan Sejati (05)

Filed under: Gu Long, Perguruan Sejati — Tags: — ceritasilat @ 1:56 pm

Perguruan Sejati (05)
Oleh Gu Long

=============================
(Terima kasih kepada alimuda)
=============================

Dengan perasaan ingin tahu, Tiong Giok melongok kedalam kamar. “Disini tertera kamar nomor satu, kenapa tak ada orangnya?”

“Ini penjara biasa, sedangkan Kongcu harus ke penjara Istimewa. Keadaannya berbeda dengan disini, agak enakan sedikit dan mendapat perlakuan istimewa juga!”
(more…)

06/01/2008

Perguruan Sejati (04)

Filed under: Gu Long, Perguruan Sejati — Tags: — ceritasilat @ 1:46 pm

Perguruan Sejati (04)
Oleh Gu Long

=============================
(Terima kasih kepada alimuda)
=============================

Pengawal itu menjalankan perintahnya. Tanpa bersuara, sedangkan In Tiong Giok mengikuti masuk kekamar, lalu ia berkata pada Wan Jie: “Sejak kecil Kongcu sering sakit perut, asal sudah berkeringat dan istirahat sebentar akan baik lagi, Kounio tak perlu kuatir!”

“Ah, semua salahku juga,” kata Wan Jie, jika tidak gara-gara siang kecebur didanau mungkin ia tidak akan sakit!”
(more…)

05/01/2008

Perguruan Sejati (03)

Filed under: Gu Long, Perguruan Sejati — Tags: — ceritasilat @ 1:37 pm

Perguruan Sejati (03)
Oleh Gu Long

=============================
(Terima kasih kepada alimuda)
=============================

“Ah benar heran, sedang main apa si kutu buku itu… tapi sedikitnya engkau pernah mendengar apa yang dinamai Bulim Cap sa kie bukan?”

“Oh yang engkau maksudkan dengan Jiak sie to koey kay sin sian yauw mo kui itu? aku baru tahu beberapa hari saja dari Pek Kounio, artinya sama sekali tidak jelas!”
(more…)

04/01/2008

Perguruan Sejati (02)

Filed under: Gu Long, Perguruan Sejati — Tags: — ceritasilat @ 1:25 pm

Perguruan Sejati (02)
Oleh Gu Long

=============================
(Terima kasih kepada alimuda)
=============================

Tiga penunggang kuda melarikan tunggangannya demikian cepat, dan menghentikan mendadak sekali. Mau tak mau kuda itu mengangkat kaki depannya, debu beterbangan. Empat pengawal memaki-maki, tapi tak dihiraukan tiga pendatang itu, serentak merentangkan tangan, senjata bertebaran menembus debu, pengawal tidak siap sedia akan seraangan mendadak ini.

Antaranya dua segera terjungkal dari kuda, melihat serangannya berhasil tiga pendatang menghunus senjata menerjang kearah kereta. Kejadian ini berlangsung sekejap mata.
(more…)

03/01/2008

Perguruan Sejati (05)

Filed under: Gu Long, Perguruan Sejati — Tags: — ceritasilat @ 1:51 pm

Perguruan Sejati (05)
Oleh Gu Long

=============================
(Terima kasih kepada alimuda)
=============================

Dengan perasaan ingin tahu, Tiong Giok melongok kedalam kamar. “Disini tertera kamar nomor satu, kenapa tak ada orangnya?”

“Ini penjara biasa, sedangkan Kongcu harus ke penjara Istimewa. Keadaannya berbeda dengan disini, agak enakan sedikit dan mendapat perlakuan istimewa juga!”
(more…)

Perguruan Sejati (01)

Filed under: Gu Long, Perguruan Sejati — Tags: — ceritasilat @ 1:25 pm

Perguruan Sejati (01)
Oleh Gu Long

=============================
(Terima kasih kepada alimuda)
=============================

Sebuah sungai yang jernih, berliku-liku mengitari kaki gunung. Sepanjang tepian tumbuh dengan subur pohon-pohon liu yang rimbun. Di bagian sungai yang sempit merentang sebuah titian kecil, menghubungi undakan tangga batu sebuah gedung besar, yang berdiri dengan megah di lereng gunung.

Rumah itu berpintu hitam bertembok kuning, di sebelah kanan dan kiri dari pintu muka terdapat sepasang singa-singaan dari batu. Di bagian timur gedung itu terdapat paviliun yang digunakan sebagai tempat belajar.
(more…)

« Newer Posts

Blog at WordPress.com.