Kumpulan Cerita Silat

19/04/2008

Bakti Pendekar Binal (01)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 11:21 pm

Bakti Pendekar Binal (01)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

Suatu hari sampailah Siau-hi-ji di tepi sungai, menghadapi gelombang sungai yang besar itu, tanpa terasa ia memperlambat langkahnya, sungguh ia berharap akan dapat melihat pula perahu kaum pengelana yang hidupnya terhina tapi berkepribadian luhur itu. Ia ingin melihat pula sepasang mata yang besar dan cemerlang itu.

Banyak juga perahu yang hilir mudik di tengah sungai, akan tetapi perahu kaum pengelana itu sudah tak nampak lagi bayangannya. Ke mana perginya mereka? Apakah masih tetap mengembara dan terombang-ambing kian kemari?
baca halaman penuhnya…

18/04/2008

Pendekar Binal (08)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 11:09 pm

Pendekar Binal (08)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

“Apakah dia ini putramu?” tanya Ok-tu-kui sambil menuding Kang Giok-long.

“Betul, ia putraku yang tak becus,” jawab Kang Piat-ho dengan kesal.
baca halaman penuhnya…

17/04/2008

Pendekar Binal (07)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 11:05 pm

Pendekar Binal (07)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

Air muka Kang Giok-long berubah pucat, tapi ia menjengek, “Hm, sekarang kau hendak menipuku pula, bukan? Bumbung jarum itu jelas sudah terpakai ….”

“Benar, sudah terpakai, tapi terpakai berapa kali”
baca halaman penuhnya…

16/04/2008

Pendekar Binal (06)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 11:04 pm

Pendekar Binal (06)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

Setelah Sim Gin-hong meraba Boan-koan-pit itu, terasa ada ukiran beberapa huruf di gagang pensil baja itu, tiba-tiba ia bergumam, “Ternyata betul Seng-si-boan Tio Kang. Jika begitu, golok bergelang sembilan tadi adalah milik Tang-mo-to Can Lun dan pemilik pedang itu adalah Go-kau-kian …. Ai, agaknya jiwa para pemiliknya pasti sudah melayang. Tokoh-tokoh ini sekaligus mati dalam pertempuran ini, sungguh pertarungan dahsyat yang tak pernah terjadi.”

“Ya, bahkan kematian orang-orang ini seperti terjadi di dalam waktu yang sama, dan orang yang mampu membinasakan tokoh terkemuka sebanyak ini dalam waktu sedemikian singkat pastilah bukan orang sembarangan,” ujar Siau-hi-ji.
baca halaman penuhnya…

15/04/2008

Pendekar Binal (05)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 11:02 pm

Pendekar Binal (05)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

Si kambing menggerung gusar terus menubruk maju, tapi baru saja badan terapung ke atas, laksana balok saja terus terjungkal ke bawah sehingga batok kepalanya membentur lantai dan benjut.

“Hahaha, sekali ini kau benar-benar jadi kambing bertanduk ….” Siau-hi-ji berkeplok tertawa.
baca halaman penuhnya…

14/04/2008

Pendekar Binal (04)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 11:01 pm

Pendekar Binal (04)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

“Sudahlah kumohon, kau … kau bukan tandingannya, dia teramat cepat!” ucap Sim-lan dengan gemetar.

Tapi Siau-hi-ji sudah berdiri kembali, biarpun meringis kesakitan, dia masih siap tempur, katanya, “Justru dia terlalu cepat, makanya tidak mampu memukul mati aku … pukulannya teramat cepat, kekuatannya menjadi tidak keras, masakah kau tidak paham teori ini?!”
baca halaman penuhnya…

13/04/2008

Pendekar Binal (03)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 10:59 pm

Pendekar Binal (03)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

Dengan sendirinya Siau-hi-ji menyambut pandangan orang itu dengan tertawa, tapi pemuda itu ternyata tidak mengacuhkannya, bahkan berkedip pun tidak. Siau-hi-ji berkerut-kerut hidung dan melelet-lelet lidah padanya dengan muka badut, tapi pemuda itu lantas berpaling ke sana seakan-akan tidak sudi memandang Siau-hi-ji lagi.

Mendongkol juga hati Siau-hi-ji, ia bergumam, “Hm, lagaknya! Kau tidak sudi gubris diriku, memangnya aku sudi gubris dirimu?!” Ia sengaja melantangkan suaranya agar didengar pemuda itu.
baca halaman penuhnya…

12/04/2008

Pendekar Binal (02)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 10:58 pm

Pendekar Binal (02)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

Meski lereng pegunungan Kun-lun-san sangat curam, tapi jalan yang menuju ke Ok-jin-kok itu ternyata teratur dengan baik menembus ke balik gunung sana dan Ok-jin-kok itu justru terletak di dasar lembah yang diapit gunung-gunung itu. Sebab itulah jalan yang masuk Ok-jin-kok bukan menanjak ke atas, tapi justru semakin menurun, sampai akhirnya Yan Lam-thian tidak perlu lagi menghela keretanya, sebaliknya dia malah seperti didorong oleh keretanya. Hanya jalan pegunungan itu semakin melingkar, cuaca juga tambah gelap sehingga pandangan sukar mencapai jauh.

Sekonyong-konyong pandangan Yan Lam-thian terbeliak, di tengah-tengah lembah yang dilingkari gunung-gemunung itu mendadak timbul lapangan pelita secara aneh dan menakjubkan, begitu banyak titik-titik lampu hingga seperti bintang-bintang bertaburan di langit.
baca halaman penuhnya…

11/04/2008

Pendekar Binal (01)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 10:56 pm

Pendekar Binal (01)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

Kang Hong, setiap orang yang bertelinga di dunia Kangouw (kelana) niscaya pernah mendengar nama “si mahacakap” ini, begitu pula nama Yan Lam-thian, si jago pedang nomor satu di dunia persilatan.

Setiap insan persilatan yang bermata tentu juga berhasrat melihat wajah Kang Hong yang mahacakap serta ingin menyaksikan ilmu pedang Yan Lam-thian yang tiada bandingannya di kolong langit ini.
baca halaman penuhnya…

« Newer Posts

Create a free website or blog at WordPress.com.