Kumpulan Cerita Silat

12/10/2009

Memanah Burung Rajawali – 62

Filed under: Memanah Burung Rajawali — Tags: — ceritasilat @ 11:19 am


Bab 62. It Teng Taysu
Oleh Jin Yong

(Terima kasih kepada Chu)

Pelajar itu menunjuk dengan kipasnya ke kumpulan pohon palem itu, ia membacakan syairnya itu, atau lian, yang dikatakan bagian atasnya, “Sang angin meniup-niup pohon palem, bagaikan seribu tangan menggoyang-goyang sang kipas.”

Syair itu di satu pihak menggambarkan pemandangan alam – ialah yang pohon, di lain pihak menunjuki juga hal dirinya si pelajar – ialah kipasnya, maka Oey Yong lantas berpikir, “Tidak dapat aku menjawab dia dengan hanya menunjuk serupa benda, mesti juga ada arti yang merangkap di dalamnya.” Ia lantas memandang ke sekitarnya, hingga ia melihat di depannya, di tanah datar, sebuah bangunan sebagai kuil atau biara, di depan mana ada sebuah pengempang teratai. Ketika itu bulan ke tujuh hampir habis, daun teratai sudah kering kebih dari separuhnya. Lalu ia tertawa dan berkata, “Jawabanku itu untuk menyambungi sudah ada hanya aku khawatir aku berbuat salah terhadap kau, paman, jadi tidak leluasa untuk aku mengatakannya…”
(more…)

Blog at WordPress.com.