Kumpulan Cerita Silat

19/09/2009

Pendekar Baja (20)

Filed under: Pendekar Baja — Tags: — ceritasilat @ 9:58 pm

Oleh Gu Long

(Terima kasih kepada Tungning)

Belum habis ucapannya mendadak terlihat tangan Sim Long membalikkan guci cawan arak pada telapak tangannya dengan jari kelingking, lalu dengan jari telunjuk, jari tengah, dan ibu jari ia pencet mulut poci si kakek serta dirampasnya dengan enteng.

Si kakek tetap tenang saja, katanya dengan tertawa, “Apakah Kongcu ingin menuang sendiri?”
(more…)

Advertisements

Seri 4 Opas – Pertemuan di Kota Raja 04

Filed under: Pertemuan di Kota Raja — Tags: — ceritasilat @ 1:43 am

Oleh Wen Rui An

(Terima kasih kepada Abu Keisel, Manise, dan Lovecan)

Bab II. Tangan Berdarah

4. Memasuki alam baka.

Cahaya rembulan sangat redup, remang-remang dan terasa agak gelap.

Dari balik cahaya yang redup bagai berada dalam alarri ba-ka itu tiba-tiba terdengar tangisan seorang wanita. Suaranya lirih, sedih dan memilukan hati.
(more…)

Create a free website or blog at WordPress.com.