Kumpulan Cerita Silat

03/01/2009

Meteor, Kupu-Kupu dan Pedang (03)

Filed under: Meteor, Kupu-Kupu dan Pedang — ceritasilat @ 4:45 pm

Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada danivn)

3. Dewi Musim Semi

Matahari terus merangkak semakin tinggi di permukaan.

Seiring halimun yang menguap terbakar matahari, silau cahayanya menerawangi kertas jendela.
(more…)

Pendekar Baja (13)

Filed under: Pendekar Baja — ceritasilat @ 4:31 pm

Oleh Gu Long

Jit-jit menukas, “Kedua mata setannya memang jauh lebih lihai dari mata orang lain,” lalu ia melototi Sim Long, katanya dengan gemas, “Coba katakan, setelah tahu ada keganjilan itu, kenapa tidak kau beri tahukan padaku, bagaimanapun terbongkarnya rahasia ini kan juga lantaran diriku.”

Sim Long tertawa, katanya, “Karena kutahu betapa berangasan watakmu, tidak tahan sabar, bila waktu itu kumat kebandelanmu, bisa jadi seluruh rencanaku akan berantakan.”
(more…)

Pisau Terbang Li (63)

Filed under: Pisau Terbang Li — ceritasilat @ 12:26 pm

Putus Hubungan

(Terima kasih kepada Saudara Dodokins)

Di luar hutan yang mati ini terdapat jalan setapak yang sepi. Ah Fei menunjuk pada secercah cahaya di ujung jalan itu dan berkata, “Itu rumahku.”
(more…)

Blog at WordPress.com.