Kumpulan Cerita Silat

30/08/2008

Kisah Membunuh Naga (50)

Filed under: Jin Yong, Kisah Membunuh Naga — ceritasilat @ 1:22 am

Kisah Membunuh Naga (50)
Oleh Jin Yong

(Terima kasih kepada Saudara Pepe Haliwell)

“Di dalam hati, aku menyintai dan menghormati kau sebagai seorang kakak. Tapi terhadap dia, aku mempunyai rasa kasihan dan rasa cinta yang tak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Usianya banyak lebih tua dan tingkatannya pun lebih tinggi daripada aku. Di samping itu, ayah adalah seorang musuh besarnya. Ku tahu bahwa dalam hal ini kau menghadapi kesukaran-kesukaran besar. Tapi.. tanpa memperdulikan apapun jua, aku membuka isi hatiku kepadamu.” Sehabis berkata begitu, tiba-tiba ia berbangkit dan kabur secepatnya.

Boe Kie berdiri bagaikan patung dan dengan hati berduka ia mengawasi si bayangan Poet Hwi yang lalu menghilang di lembah gunung. Lama ia berdiri di situ dengan air mata mengalir di kedua pipinya. Sesudah kenyang menangis, barulah ia menyusul kawan-kawannya.
(more…)

Blog at WordPress.com.