Kumpulan Cerita Silat

10/08/2008

Memanah Burung Rajawali – 40

Filed under: Jin Yong, Memanah Burung Rajawali — ceritasilat @ 1:13 am

Memanah Burung Rajawali – 40
Bab 40. Habis Cucut, Datang Ular
Oleh Jin Yong

(Terima kasih kepada Chu)

Begitu lekas Ang Cit Kong, Ciu Pek Thong dan Kwee Ceng tiba di luar gubuk perahu, mereka merasakan kaki mereka basah. Nyata mereka telah menginjak air, atau kaki mereka kena kerendam air. Tentu sekali mereka menjadi sangat kaget. Tapi mereka sadar, maka itu dengan menjejak tanah, dengan mengenjot tubuh, mereka berlompat naik ke tiang layar. Cit Kong bahkan sambil menenteng dua bujang gagu. Ketika ia memandang ke sekitarnya, yang nampak ialah laut yang luas, perahunya sudah tergenang air.

“Pengemis tua, Oey Lao Shia benar hebat!” berteriak Pek Thong. “Bagaimana perahu ini dibuatnya?”
(more…)

Kisah Membunuh Naga (30)

Filed under: Jin Yong, Kisah Membunuh Naga — ceritasilat @ 1:01 am

Kisah Membunuh Naga (30)
Oleh Jin Yong

(Terima kasih kepada Saudara Pepe Haliwell, Eeyore dan Yinyeksin)

Menurut peraturan keluarga Coe, pagi belajar silat, sore belajar surat. Ilmu silat keluarga tersebut mempunyai sangkut paut yang sangan erat denga Soe hoat (seni menulis surat indah). Mungkin tinggal seorang memiliki Soe Hoat, makin tinggi pula ilmu silatnya.

Untuk mempelajari ilmu surat, Coe Kioe Tin mempunyai sebuat kamar tulis yang kecil, dengan hiasan idah. Di tembok sebelah timur tergantung selembar tulisan sajak, buah kalam penyair Touw Bok, sedang tembok sebelah utara di antara dua lukisan san soei (pemandangan alam) terdapat tulisan Si Hie tiap, karya Hway-so Hweeshio.
(more…)

Blog at WordPress.com.