Kumpulan Cerita Silat

17/04/2008

Pendekar Binal (07)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 11:05 pm

Pendekar Binal (07)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

Air muka Kang Giok-long berubah pucat, tapi ia menjengek, “Hm, sekarang kau hendak menipuku pula, bukan? Bumbung jarum itu jelas sudah terpakai ….”

“Benar, sudah terpakai, tapi terpakai berapa kali”
baca halaman penuhnya…

Darah Ksatria: Bab 22. Bukan Kabut Bukan Halimun

Filed under: +Darah Ksatria, Gu Long — Tags: — ceritasilat @ 1:07 am

Darah Ksatria
Bab 22. Bukan Kabut Bukan Halimun
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Ansari, Dra, dan Wawan)

Ma Ji-liong mengangkat kepala, sinar mentari menyorot mukanya. Walau wajahnya bukan lagi muka yang gagah dan tampan, bukan wajah yang bisa mempesona para gadis hingga jatuh cinta padanya, tapi siapa pun yang melihatnya, sikapnya pasti hormat dan serius.

Thiat Tin-thian mengawasinya, “Transaksiku tadi sebetulnya cukup baik, boleh sekarang juga teken kontrak, kenapa kau malah tidak setuju?”
(more…)

Misteri Kapal Layar Pancawarna (24)

Filed under: +Misteri Kapal Layar Pancawarna, Gu Long — ceritasilat @ 12:11 am

Misteri Kapal Layar Pancawarna (24)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Lenghocong)

Golok ini memang pemberian Pek-ih-jin, dengan harapan supaya aku dapat menghadapi tokoh paling kosen di Bu-lim. Setahun sudah aku berkelana di kang-ouw, tidak sedikit kaum Bu-lim yang sudah kuhadapi, namun belum seorang pun yang setimpal menyambut golok ini, maka golok ini masih berada di tanganku sampai sekarang.

Po-giok manggut-manggut, “Jadi belum ada tokoh kang-ouw yang pernah menyaksikan jurus golok ini?”
(more…)

Blog at WordPress.com.