Kumpulan Cerita Silat

16/04/2008

Pendekar Binal (06)

Filed under: +Pendekar Binal, Gu Long — ceritasilat @ 11:04 pm

Pendekar Binal (06)
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Eve1yn)

Setelah Sim Gin-hong meraba Boan-koan-pit itu, terasa ada ukiran beberapa huruf di gagang pensil baja itu, tiba-tiba ia bergumam, “Ternyata betul Seng-si-boan Tio Kang. Jika begitu, golok bergelang sembilan tadi adalah milik Tang-mo-to Can Lun dan pemilik pedang itu adalah Go-kau-kian …. Ai, agaknya jiwa para pemiliknya pasti sudah melayang. Tokoh-tokoh ini sekaligus mati dalam pertempuran ini, sungguh pertarungan dahsyat yang tak pernah terjadi.”

“Ya, bahkan kematian orang-orang ini seperti terjadi di dalam waktu yang sama, dan orang yang mampu membinasakan tokoh terkemuka sebanyak ini dalam waktu sedemikian singkat pastilah bukan orang sembarangan,” ujar Siau-hi-ji.
baca halaman penuhnya…

Advertisements

Darah Ksatria: Bab 21. Kesetiaan Yang Teruji

Filed under: Gu Long — Tags: — ceritasilat @ 1:06 am

Darah Ksatria
Bab 21. Kesetiaan Yang Teruji
Oleh Gu Long

(Terima Kasih kepada Ansari, Dra, dan Wawan)

Manusia kenapa harus mempertahankan hidup? Apakah karena ia ingin melaksanakan tugas dan kewajiban yang harus dilakukan? Kalau seorang beranggapan tugas yang mutlak ia kerjakan tak mampu ia lakukan, lalu apa artinya ia bertahan hidup?

Sumur itu terletak di tengah pekarangan. Mentari pagi sudah memancarkan cahayanya yang benderang, hawa sejuk dan nyaman, tampak merah darah. Darah memang berceceran di tanah. Darah orang lain, juga darah dari tubuh Thiat Tin-thian dan Thiat Coan-gi.
(more…)

Blog at WordPress.com.