Kumpulan Cerita Silat

22/02/2008

Pendekar Empat Alis

Filed under: Gu Long, Pendekar Empat Alis — ceritasilat @ 11:57 pm

Pendekar Empat Alis
Buku 04: Rumah Judi Pancing Perak
Bab 07. Im-tong-cu
Oleh Gu Long

(Terima kasih kepada Edisaputra)

Liok Siau-hong sudah berangkat, dia berangkat seperti mau berjalan-jalan mencari angin. Leher baju saja tidak dikancingkan dengan baik.

Akan tetapi mengapa dia meninggalkan semua Ginbio itu, apakah lantaran dia tidak yakin benar akan dapat kembali dengan hidup?
(more…)

Darah Ksatria: Bab 13. Gadis Penjual Bunga

Filed under: +Darah Ksatria, Gu Long — ceritasilat @ 11:44 pm

Darah Ksatria
Bab 13. Gadis Penjual Bunga
Oleh Gu Long

Malam yang dingin, tidak berawan dan penuh bintang. Di bawah sinar bintang, punggung gadis penjual bunga itu terasa sudah dikenalnya, seolah-olah gadis itu adalah kenalan lamanya. Dia tidak menggunakan ginkang, dia pun tidak lari. Tapi Ma Ji-liong tetap tidak mampu menyusulnya.

Maka dia lalu menggunakan Thian-ma-hing-khong yang termasyur di dunia Kang-ouw. Tapi tiba-tiba gadis itu sudah menjauh 50-60 kaki. Dia berusaha menyusulnya lagi, tapi gadis itu malah semakin jauh di depan sana.
(more…)

Amanat Marga (03)

Filed under: Amanat Marga, Gu Long — ceritasilat @ 12:22 am

Amanat Marga (03)
Oleh
Gu Long

(Terima kasih kepada Eve1yn, Dragon, Nra, dan Ririn)

Begitu tutup peti mati terbuka, seketika kedua orang berdiri melongo seperti patung.

Butiran keringat tampak berketes dari dahi si Tojin, dengan muka pucat ia bergumam, “Ini … ini … dia … dia ….”
(more…)

Blog at WordPress.com.