Kumpulan Cerita Silat

24/12/2007

Hina Kelana: Bab 102. Lenghou Tiong Dilarang Menjabat Ciangbunjin Hing-san-pay oleh Co Leng-tan

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — Tags: — ceritasilat @ 10:26 pm

Hina Kelana
Bab 102. Lenghou Tiong Dilarang Menjabat Ciangbunjin Hing-san-pay oleh Co Leng-tan
Oleh Jin Yong

Karena menduga takkan kedatangan tamu, maka para murid juga tidak menyiapkan tempat pondokan dan makanan bagi tetamu. Mereka cuma sibuk menggosok lantai, mengapur dinding, dan bikin pembersihan di mana perlu. Masing-masing anak murid itu pun membuat baju dan sepatu baru. The Oh dan lain-lain juga membuatkan suatu setel jubah hijau bagi Lenghou Tiong untuk dipakai pada hari upacara nanti.

Pagi-pagi hari tanggal 16 bulan dua, waktu Lenghou Tiong bangun, dilihatnya suasana puncak Kian-seng-hong di Hing-san itu benar-benar meriah. Anak murid Hing-san-pay itu ternyata sangat rajin mengatur perayaan yang akan dilangsungkan itu. Lenghou Tiong merasa terharu, “Lantaran diriku sehingga kedua suthay tua mengalami nasib malang, tapi anak muridnya tidak menyalahkan aku, sebaliknya malah menghargai diriku sedemikian rupa. Maka kalau tidak dapat membalaskan sakit hati kematian ketiga suthay tua, percumalah aku menjadi manusia.”
(more…)

Advertisements

Ilmu Ulat Sutera (22)

Filed under: Ilmu Ulat Sutera — Tags: — ceritasilat @ 12:22 am

Ilmu Ulat Sutera (22)
Oleh Huang Ying

Tanpa mengeluarkan gelang besar itu saja, Fu Hiong-kun sudah mengenalinya sebagai Ci-bu-kim-hoan Ci. Hatinya tergetar. Tanpa disadari kakinya mundur satu langkah.

Lu Ci tertawa dingin. “Kau tentu masih kenal siapa diriku. Mana soat tian dari Ping san itu?” bentaknya lantang.
(more…)

Ilmu Ulat Sutera (21)

Filed under: Ilmu Ulat Sutera — Tags: — ceritasilat @ 12:21 am

Ilmu Ulat Sutera (21)
Oleh Huang Ying

“Ternyata ilmu silat Lu-tayjin memang tinggi sekali,” kata kedua utusan Nepal itu memuji tiada hentinya. Sejenak kemudian yang usianya lebih tua bertanya. “Entah orang dari golongan mana yang mempunyai nyali sebesar itu?”

“Dia adalah seorang kepala perampok yang menguasai wilayah Kang-pak, namanya Cong Siau-yan.”
(more…)

Maling Romantis (12)

Filed under: Gu Long, Maling Romantis — ceritasilat @ 12:05 am

Maling Romantis (12)
Oleh Gu Long

Kontributor: ndy, bpranoto, agusis, axd002

Tiba-tiba terbuka lebar kedua biji mata Thian-hong-cap-si-long, katanya bengis: “Kalian pasti hendak jalan lewat sini? Apakah hendak menemui Chiu Ling-siok?”

Melonjak jantung Coh Liu-hiang, orang asing ini kiranya pun tahu akan nama Chiu Ling-siok. Dilihatnya Lamkiong Ling mengerutkan alis, katanya: “Chiu Ling-siok..? Apakah maksud Cianpwee adalah Jin-hujin?”
(more…)

Blog at WordPress.com.