Kumpulan Cerita Silat

15/12/2007

Maling Romantis (03)

Filed under: Gu Long, Maling Romantis — ceritasilat @ 11:58 pm

Maling Romantis (03)
Oleh Gu Long

Kontributor: ansari

So Yong-yong berdua mengeluarkan kain layar yang lebar untuk menutupi kelima mayat manusia tersebut. Baru sekarang Song Thiam-ji berani menongolkan kepala. Tangan kanannya tampak menjinjing sebuah lampion berbentuk bagus, sementara tangan kirinya membawa sekeranjang buah-buahan.

Sinar bintang mulai pasang aksi berkerlap-kerlip di tengah angkasa raya, air laut kelihatan mengeluarkan cahaya gemerlapan seperti lembaran kain sutera yang mengkilap. Dengan nyaman dan segar mereka duduk berjajar menikmati hembusan angin sepoi-sepoi, namun dalam sanubari mereka sedikit pun tidak merasa nyaman dan tenteram, siapa pun tidak akan merasa segar dan nyaman bila di sampingnya rebah lima sosok mayat manusia.
(more…)

Advertisements

Darah Ksatria: Bab 03. Thian-sat

Filed under: +Darah Ksatria, Gu Long — ceritasilat @ 11:57 pm

Darah Ksatria
Bab 03. Thian-sat
Oleh Gu Long

Tetap tidak ada jawaban dari Ma Ji-liong. Jika itu orang lain, seandainya tidak minggat, mereka tentu akan menyangkal dosanya dengan keras. Tapi dia tidak. Dia cuma berdiri dengan tenang di sana, seolah-olah hal itu tidak ada hubungannya sama sekali dengan dia.

Dia tidak menyangkal. Apakah karena dia tahu kalau persoalan ini tidak bisa dibantah?
(more…)

Ilmu Ulat Sutera (06)

Filed under: Ilmu Ulat Sutera — Tags: — ceritasilat @ 12:11 am

Ilmu Ulat Sutera (06)
Oleh Huang Ying

“Mati ….” Tong Piau panik sekali. Dia segera menjatuhkan diri berlutut dan membenturkan kepalanya berkali-kali ke lantai. “Budak tahu salah, harap Tongcu membuka hati lebar-lebar ….”

“Selama sepuluh tahun ini, kau pernah menyapu daerah utara sampai bersih. Meraih kemenangan dalam pertarungan sebanyak tiga puluh enam kali. Membela perguruan mati hidup. Jasamu juga tidak sedikit. Namun tahun terakhir ini, kau sudah tidak mempedulikan baktimu kepada Bu-ti-bun. Lebih banyak berfoya-foya. Memanjakan anak buah. llmu silatmu tidak mengalami kemajuan. Tapi kali ini sungguh keterlaluan. Melihat jasamu pada tahun-tahun yang lalu, aku mengampunimu sekali lagi,” kata Kongsun Hong dingin.
(more…)

Ilmu Ulat Sutera (05)

Filed under: Ilmu Ulat Sutera — Tags: — ceritasilat @ 12:11 am

Ilmu Ulat Sutera (05)
Oleh Huang Ying

Air sungai beriak-riak. Kabut belum membuyar. Daerah di seberang sungai tidak terlihat. Namun airnya dapat terlihat jelas. Ci Siong tojin dan Fu Giok-su berdiri berendengan. Mata mereka menatap di kejauhan. Sinar mata Fu Giok-su menatap arah yang mereka lalui tadi. Ci Siong tojin menatap aliran yang seakan tidak terbatas.

Angin dingin melambaikan rambut Ci Siong tojin. Matanya berkedip satu kali. “Hari sudah terang,” katanya lirih.
(more…)

Create a free website or blog at WordPress.com.