Kumpulan Cerita Silat

21/11/2007

Hina Kelana: Bab 75. Lenghou Tiong Tidak Sudi Menjadi Pemimpin Mo-Kau

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — Tags: — ceritasilat @ 10:32 pm

Hina Kelana
Bab 75. Lenghou Tiong Tidak Sudi Menjadi Pemimpin Mo-Kau
Oleh Jin Yong

“Haha, kau ternyata benar sudah lolos,” kata Lenghou Tiong. “Sekarang … sekarang ….”

“Sekarang kau datang hendak menolong aku, bukan?” sela orang itu dengan tertawa. “Hahaha, Hiang-hiante, saudaramu ini benar-benar seorang sahabat sejati.”
(more…)

Advertisements

Hina Kelana: Bab 74. Mo-kau-kaucu = Ketua Mo-kau, Yim Ngo-heng

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — Tags: — ceritasilat @ 10:32 pm

Hina Kelana
Bab 74. Mo-kau-kaucu = Ketua Mo-kau, Yim Ngo-heng
Oleh Jin Yong

Dalam kejutnya Lenghou Tiong lantas hendak berkata, “Aku … aku ….”

“Aku apa? Sudah lama aku mencurigai kau dan sudah kuduga kau pasti hendak mohon Yim Ngo-heng untuk mengajarkan ilmu iblis itu kepadamu, hm, apakah kau sudah lupa kepada sumpah yang pernah kau ucapkan?” demikian jengek Ui Ciong-kong.
(more…)

Hina Kelana: Bab 73. Hek-pek-cu Menjadi Korban Pertama Ilmu Sakti Lenghou Tiong

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — Tags: — ceritasilat @ 10:31 pm

Hina Kelana
Bab 73. Hek-pek-cu Menjadi Korban Pertama Ilmu Sakti Lenghou Tiong
Oleh Jin Yong

Begitulah tanpa putus-putus ia terus berlatih dan membuyarkan hawa murni yang mengganggu itu, setiap kali bekerja, setiap kali badannya menjadi tambah segar. Ia pikir jika hawa murni curahan Tho-kok-lak-sian dan Put-kay Hwesio yang mengganggu itu sudah dipunahkan semua, lalu dapat berlatih lwekang perguruannya sendiri menurut ajaran gurunya dahulu, walaupun hal mana akan makan waktu lama, tapi sedikitnya jiwanya telah dapat diselamatkan. Jika nanti Hiang-toako berhasil membebaskan aku dari sini, tentu aku akan dapat menempuh hidup baru di dunia Kangouw. Tapi lantas teringat pula, “Suhu telah pecat aku dari Hoa-san-pay, buat apa aku mesti meyakinkan lwekang Hoa-san-pay lagi? Masih banyak sekali lwekang-lwekang dari aliran-aliran lain, umpamanya aku dapat belajar kepada Hiang-toako, bisa belajar pada Ing-ing, dan lain-lain lagi.”

Teringat kepada hal-hal yang menyenangkan, kembali ia berjingkrak-jingkrak dan tertawa pula.
(more…)

Hina Kelana: Bab 72. Habis Murung Dapat Untung

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — Tags: — ceritasilat @ 10:30 pm

Hina Kelana
Bab 72. Habis Murung Dapat Untung
Oleh Jin Yong

Namun dalam lubuk hatinya ia tetap merasa biarpun dia tidak dapat mengawini Gak Leng-sian, namun nona itu mencintai pula Lim Peng-ci, betapa pun hal ini membuat perasaannya sangat tertusuk. Paling baik, ia merasa paling baik kalau sang sumoay masih tetap seperti masa dulu, paling baik tidak pernah terjadi apa-apa, Lim-sute tidak pernah menjadi murid Hoa-san-pay, dengan demikian ia akan dapat hidup berdampingan dengan Gak Leng-sian untuk selamanya.

“Ai, tapi sekarang semua itu sudah terjadi,” pikirnya pula. “Dan entah bagaimana dengan Dian Pek-kong, ada lagi Tho-kok-lak-sian, ada lagi Gi-lim Sumoay ….”
(more…)

Hina Kelana: Bab 71. Ingin Menolong Malah Terkurung

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — Tags: — ceritasilat @ 10:29 pm

Hina Kelana
Bab 71. Ingin Menolong Malah Terkurung
Oleh Jin Yong

Lenghou Tiong mengiakan dan segera melangkah maju lagi sambil mendorong pintu besi itu. Terasa engsel pintu sudah penuh berkarat sehingga dengan susah payah barulah pintu itu dapat dipentang setengahan meter lebarnya. Serentak bau apak menusuk hidung.

Tan-jing-sing lantas melangkah maju dan menyodorkan kedua batang pedang kayu. Tanpa bicara Lenghou Tiong menerimanya.
(more…)

Create a free website or blog at WordPress.com.