Kumpulan Cerita Silat

19/11/2007

Hina Kelana: Bab 65. Kanglam-si-yu – Empat Sekawan dari Kanglam

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — ceritasilat @ 10:19 pm

Hina Kelana
Bab 65. Kanglam-si-yu – Empat Sekawan dari Kanglam
Oleh Jin Yong

Karena merasa senang, diam-diam Si Leng-wi sudah ambil keputusan akan menyampaikan maksud kedatangan tamunya kepada sang majikan. Ia berpaling dan berkata kepada Lenghou Tiong, “Dan Tuan ini murid dari Hoa-san-pay?”

Cepat Hiang Bun-thian mendahului menjawab, “Saudara Hong ini adalah susiok Gak Put-kun, ketua Hoa-san-pay sekarang.”
(more…)

Advertisements

Hina Kelana: Bab 64. Hiang Bun-thian dan Lenghou Tiong Mengangkat Saudara

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — Tags: — ceritasilat @ 10:19 pm

Hina Kelana
Bab 64. Hiang Bun-thian dan Lenghou Tiong Mengangkat Saudara
Oleh Jin Yong

Para anggota Mo-kau mengiakan serentak, lalu putar tubuh dan melangkah pergi, jumlah mereka yang beberapa ratus orang itu seketika bubar separuh lebih.

Sedangkan orang-orang dari cing-pay itu tampak bisik-bisik saling berunding sejenak, lalu mereka pun membubarkan diri berturut-turut. Sampai akhirnya yang tinggal di situ hanya tinggal belasan orang saja. Terdengar seorang di antaranya berseru lantang, “Hiang-yusu dan Lenghou Tiong, kalian telah berkomplot dengan Gip-sing-lokoay, kalian telah kejeblos semakin dalam. Untuk selanjutnya kawan Bu-lim tidak perlu banyak pikir tentang cara layak untuk menghadapi kalian. Hal ini adalah akibat perbuatan kalian sendiri. Bila terjadi sesuatu nanti kalian jangan menyesal.”
(more…)

Hina Kelana: Bab 63. Gip-sing-tay-hoat = Ilmu Mengisap Bintang

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — Tags: — ceritasilat @ 10:18 pm

Hina Kelana
Bab 63. Gip-sing-tay-hoat = Ilmu Mengisap Bintang
Oleh Jin Yong

Setelah berlari-lari pula, tiba-tiba ia ingat suatu tempat yang baik, ia menjadi girang. Tapi lantas terpikir olehnya, “Untuk pergi ke sana jaraknya terlalu jauh, entah aku kuat lari sampai di sana atau tidak? Tapi tidak menjadi soal. Jika aku tidak kuat, kawanan kura-kura itu lebih-lebih tidak kuat.”

Ia menengadah memandang sang surya dan membedakan arah, segera ia membelok dan melintasi sawah ladang terus lari ke jurusan timur laut sana.
(more…)

Hina Kelana: Bab 62. Kesaktian “Tokko-kiam-hoat”

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — Tags: — ceritasilat @ 10:17 pm

Hina Kelana
Bab 62. Kesaktian “Tokko-kiam-hoat”
Oleh Jin Yong

Pada saat itulah sekonyong-konyong Hiang Bun-thian membentak-bentak, menyusul terdengar suara gemerencing rantai, kiranya dua orang laki-laki baju hijau telah menerjang ke dalam gardu dan menyerang Hiang Bun-thian.

Kedua orang ini menggunakan senjata yang aneh, yang satu memakai sepasang tameng, semuanya merupakan senjata yang berat. Waktu berbentur dengar rantai terbitlah suara nyaring disertai letikan lelatu api.
(more…)

Hina Kelana: Bab 61. Si Kakek Berjubah Putih

Filed under: +Hina Kelana, Jin Yong — Tags: — ceritasilat @ 10:16 pm

Hina Kelana
Bab 61. Si Kakek Berjubah Putih
Oleh Jin Yong

Samar-samar Lenghou Tiong merasakan firasat yang tidak enak, dengan tangan gemetar ia membuka sampul surat itu dan dibaca. Ia benar-benar tidak percaya apa yang tertulis pada surat itu. Ia coba mengulangi baca lagi sekali seketika ia merasa seakan-akan langit berputar putar dan bumi terbalik, “bluk”, ia jatuh tak sadarkan diri.

Ketika siuman kembali ia merasa tubuhnya berada dalam pangkuan Hong-sing Taysu. Saking sedihnya menangislah Lenghou Tiong tersedu-sedan.
(more…)

Blog at WordPress.com.