Kumpulan Cerita Silat

November 18, 2007

Pendekar Budiman: Bagian 20

Filed under: Gu Long, Pendekar Budiman — Tags: — ceritasilat @ 10:51 pm

Pendekar Budiman: Bagian 20
Oleh Gu Long

“Ada orang mohon bertemu dengan Pangcu,” lapor orang di luar.

“Siapa dia?”
(more…)

November 17, 2007

Pendekar Budiman: Bagian 19

Filed under: Gu Long, Pendekar Budiman — ceritasilat @ 10:08 pm

Pendekar Budiman: Bagian 19
Oleh Gu Long

“Baik, akan kutemui dia,” ucap Sian-ji lambat. “Jika dia berkeras tidak dapat melepaskan diriku, kan masih keburu kau bunuhku nanti.”

Sesudah Sian-ji membalik ke sana barulah sorot mata Hing Bu-bing hinggap pada bayangan punggungnya, matanya yang pucat kelabu itu baru untuk pertama kalinya timbul perasaan.
(more…)

November 16, 2007

Pendekar Budiman: Bagian 18

Filed under: Gu Long, Pendekar Budiman — Tags: — ceritasilat @ 10:51 pm

Pendekar Budiman: Bagian 18
Oleh Gu Long

Di dalam rumah berduduk belasan orang perempuan, mereka sama duduk di lantai, sebab kursi betapa besar pun tidak muat tubuh mereka, seumpama dapat diduduki juga kursinya pasti akan runtuh, maklum, tubuh mereka terlalu gemuk.

Namun siapa pun tidak dapat membandingkan mereka sebagai segemuk babi, sebab babi segemuk mereka pun jarang terlihat di dunia ini, apalagi babi juga tidak makan serakus dan sebanyak mereka.
(more…)

November 15, 2007

Pendekar Budiman: Bagian 17

Filed under: Gu Long, Pendekar Budiman — Tags: — ceritasilat @ 10:51 pm

Pendekar Budiman: Bagian 17
Oleh Gu Long

“Sudah waktunya, apakah Kwe Ko-yang sudah mulai duel dengan Siangkoan Kim-hong dan Hing Bu-bing? Mati-hidupnya mungkin akan ditentukan dalam sedetik saja, tapi aku malah berbaring di sini dengan adem ayem tanpa berbuat sesuatu baginya?” berpikir sampai di sini, hati Li Sun-hoan serasa mau meledak.

Sekonyong-konyong bergema suara orang naik tangga. Suaranya sangat perlahan, tapi sekali dengar segera Sun-hoan tahu ada dua orang telah datang sekaligus, bahkan Kungfu keduanya tidak lemah.
(more…)

November 14, 2007

Pendekar Budiman: Bagian 16

Filed under: Gu Long, Pendekar Budiman — Tags: — ceritasilat @ 10:51 pm

Pendekar Budiman: Bagian 16
Oleh Gu Long

Sungguh tak tersangka olehnya bahwa orang yang keluar dari vila ini ialah Kwe Ko-yang.

Terlihat dari balik pintu terjulur sebuah tangan yang putih menarik tangan Kwe Ko-yang dan terdengar bisik-bisik yang mesra, seperti lagi memberi pesan dan berharap semoga berjumpa pula.
(more…)

November 13, 2007

Pendekar Budiman: Bagian 15

Filed under: Gu Long, Pendekar Budiman — Tags: — ceritasilat @ 10:47 pm

Pendekar Budiman: Bagian 15
Oleh Gu Long

Orang yang di depan bertangan kosong tidak membawa sesuatu senjata. Sedangkan pinggang orang di belakang terselip sebilah pedang yang sudah terhunus dari sarungnya.

Tiba-tiba Sun-hoan merasa cara orang ini menyelipkan pedang pada tali pinggangnya serupa benar dengan A Fei, bedanya cuma A Fei suka menyelipkan pedangnya pada bagian tengah tali pinggang dengan gagang pedang mengarah ke kanan, sebaliknya orang ini menyelipkan pedang di sisi kanan tali pinggang dengan gagang pedang mengarah ke kiri.
(more…)

November 12, 2007

Pendekar Budiman: Bagian 14

Filed under: Gu Long, Pendekar Budiman — Tags: — ceritasilat @ 10:47 pm

Pendekar Budiman: Bagian 14
Oleh Gu Long

Mestinya Sun-hoan ingin tanya lagi mengapa orang harus ke luar kota dan siapa yang akan dipapaknya? Jika pergi memapak orang, mengapa engkau tidak ikut pergi?

Namun biasanya Li Sun-hoan bisa melihat gelagat, ia pun tidak suka dipandang orang sebagai lelaki yang cerewet. Apalagi berada bersama Sun Sio-ang, hakikatnya tidak ada kesempatan baginya untuk banyak omong.
(more…)

November 11, 2007

Pendekar Budiman: Bagian 13

Filed under: Gu Long, Pendekar Budiman — Tags: — ceritasilat @ 10:47 pm

Pendekar Budiman: Bagian 13
Oleh Gu Long

Sesaat sebelum subuh tiba selalu sangat gelap. Tapi kegelapan juga ada waktunya berlalu, di ufuk timur sudah muncul cahaya terang, bersama dengan itu kabut malam juga buyar.

Dari balik pohon waru di depan loteng kecil itu perlahan muncul sesosok bayangan. Dia berdiri tegak di situ, rambut dan bajunya hampir basah kuyup oleh air embun.
(more…)

November 10, 2007

Pendekar Budiman: Bagian 12

Filed under: Gu Long, Pendekar Budiman — Tags: — ceritasilat @ 10:47 pm

Pendekar Budiman: Bagian 12
Oleh Gu Long

“Lim Sian-ji?” si nona berkucir menegas. “Apakah nona Lim yang termasyhur sebagai wanita cantik nomor satu di dunia itu!”

“Betul,” jawab si kakek.
(more…)

November 9, 2007

Pendekar Budiman: Bagian 11

Filed under: Gu Long, Pendekar Budiman — Tags: — ceritasilat @ 10:47 pm

Pendekar Budiman: Bagian 11
Oleh Gu Long

Sun-hoan memejamkan mata, lalu berkata pula dengan perlahan, “Beberapa tahun yang lalu pernah kulihat seorang yang mati diracun olehnya, baru sebentar saja orang itu keracunan sekujur badannya lantas berubah hitam, kutinggalkan sejenak, waktu kembali lagi, kulihat kulit daging orang itu sudah lenyap dan tersisa kerangka jerangkong saja, jerangkong hitam.”

Sim-si memandang jenazah Sim-bi, ucapnya, “Tapi sudah beberapa hari Jisuheng keracunan.”
(more…)

Older Posts »

Blog at WordPress.com.