Saya, Anda, dia, dan mereka menjadi Kita. Siapakah kita? Kita adalah pembaca cerita silat, berlaku menggemarinya, menikmati alurnya, membenci sekaligus mengagumi tokoh-tokohnya, mengimajinasi latarnya, mengkoleksi file-file-nya, lalu menjadi pecintanya.
Mencintai adalah paradoks dua kelakuan: mengingat dan melupa. Bukankah saat kita asyik membaca cerita silat, kta melupakan banyak hal. Mulai dari makan, tidur, tugas, hingga keadaan sekeliling kta. Meskipun hanya sebentar, toh tetap itu namanya lupa.
Di sisi lain, saban hari kita selalu mengingat: kapan update cerita silatnya keluar.
Ya, itulah resiko mencintai.
—
Sebagai halnya nama “kumpulan”, blog ini menghimpun cerita silat dari berbagai alamat-alamat situs lainnya. Saya bisa saja menyebut alamat-alamat itu satu-persatu, tapi Anda lebih baik mencari sendiri. Kan ada Google.
Saya meminta maaf atas ketidaknyamanan saat pembacaan cerita silat di blog ini, terutama berkaitan dengan tata bahasa. Sebenarnya saya ingin mengkoreksi itu supaya enak dibaca (dan perlu), cuma apa daya: sungguh banyak cerita silat yang beredar dan (ironisnya) waktu saya tidak banyak.
—
Semoga Kita tidak melupakan satu hal, yaitu imajinatif replika. Apakah imajinasi kita berusaha memasukkan kita-sebagai pembaca-ke dalam cerita silat? Berlaku sebagai tokohnya dengan segala atributnya? Bertindak sebagai pendekar dengan segala kedigjayaannya? Inilah replika. (Apakah ada yang-sempat-berangan sebagai penjahat? Semoga saja tidak).
Saya sering berimajinatif replika. Bagaimana dengan Anda?
—
Tentang Gratisan
Beberapa waktu yang lalu, sempat muncul suatu pikiran: bagaimana kalau dikomersilkan. Saya buatkan domain sendiri dan hosting mandiri. Terus ditambahi klik berbayar. Atau disimpankan ke suatu server yang memberi link atas file simpanan itu. Lalu link itu dipasang di web. Begitu orang mengklik link itu, mengalirlah uang ke saya.
Ah, saya punya kemampuan mengejawantahkannya tapi saya tidak bisa. Bagi saya: dapat dari gratis, memberikannya juga gratis. Wong, saya mendapatkan cersil-cersil itu secara lalu saja di antara searching saya di dunia maya. Tak ada dana khusus untuk mendapatkannya. So, mengapa saya harus mengkondisikan orang membayar (secara tidak langsung) bila ia mengakses web cersil saya.
Meskipun begitu, saya menghormati orang yang berbeda paham terkait komersialisasi cersil. Ketika seorang teman berkata, “apapun kalau bisa dijual ya dijual,” saya hanya tersenyum (simpul) saja.
—
Tentang Terima Kasih
Saya tahu ada beberapa orang di luar sana yang mendedikasikan dirinya untuk mem-file-kan cersil. Dari mencari buku, men-scan-nya, mengeditnya, dan mengkompilasikannya. Atau mengkonversi dari suatu format file ke format file lainnya. Setelah itu, meng-upload-nya ke internet. Sungguh, suatu pengorbanan yang besar atas pekerjaan yang tidak ringan. Kerelaan dan kesudiaan merekalah yang menjadi sebagian alasan saya untuk tidak mengkomersilkan cersil
Oleh karena itu, saya selaku pengulang (atau repeater karena meng-upload-nya lagi ke website cersil saya) mengucapkan banyak terima kasih pada orang-orang yang berdedikasi tinggi itu. Saya hanya bisa memberi ucapan terima kasih dalam posting-an saya di web cersil.wordpress.com.
Memang, ada beberapa tema cersil yang belum dikasih ucapan terima kasih. Namun, begitu cersil-cersil itu tamat/selesai, saya akan mengedit semua posting-annya itu dengan tambahan ucapan terima kasih.
Bagus sekali, akan saya publikasikan di blog saya
Comment by Henky — January 13, 2008 @ 4:22 pm
Silakan.
Comment by ceritasilat — January 14, 2008 @ 2:00 pm
Dear Cerita silat…
Ini keren abis, karena saya juga penggemarnya..
mau tanya, boleh ngga di copy dengan menyebut sumbernya dan link ini….please..please ?
saya juga cantumkan link ini di blog saya sekarang juga!
Comment by Wirajhana — January 20, 2008 @ 1:22 pm
Boleh saja di-copy. Bahkan tanpa menyebut sumber link-nya sekalipun. Tidak masalah.
Website ini ada karena bantuan banyak orang di beberapa situs.
Comment by ceritasilat — January 20, 2008 @ 2:18 pm
wah makasih ya udah pada repot repot
mbuat blog ini
saya paling suka Baca cerita silat
milyaran trima kasih ……… !!!
Comment by fusuy — February 25, 2008 @ 2:52 am
silahkan mas henky
Comment by ceritasilat — February 25, 2008 @ 9:38 am
saya senang dengan cerita silat…
saya lagi cari cerita silat karya khu lung yang diterjemahkan oleh Can dengan judul “Pendekar cacat”
cerita ini dijadikan komik oleh Jan mintaraga dengan judul “Teror Macan Putih”
mudah-mudahan Dim Had sudah punya
Comment by barkidzki — May 7, 2008 @ 8:45 am
saya senang dengan cerita silat…
saya lagi cari cerita silat karya khu lung yang diterjemahkan oleh Can dengan judul “Pendekar cacat”
cerita ini dijadikan komik oleh Jan mintaraga dengan judul “Teror Macan Putih”
mudah-mudahan Dim Had sudah punya
Comment by barkidzki — May 7, 2008 @ 8:46 am
Sy usahakan mencarinya, mas. Terima kasih mau mampir ke sini.
Comment by ceritasilat — May 7, 2008 @ 11:06 pm
Cool!
Saran saya, cerita-cerita yang tamat dikasih tag sendiri supaya pembaca tahu yang mana sudah tamat, yang mana masih bersambung.
Comment by Frango — May 11, 2008 @ 1:48 am
Terima kasih atas sarannya Mas. Saya usahakan.
Comment by ceritasilat — May 11, 2008 @ 11:47 pm
Saya ingin membaca cerita silat Kisah Membunuh Naga, tetapi tulisannya terhalang sebagian. Bagaimana cara bisa membacanya secara keseluruhan?
Terima kasih!
Comment by G.Budiardjo — June 4, 2008 @ 1:06 pm
Kisah Membunuh Naga masih dalam proses edit. Sabar, ya.
Comment by ceritasilat — June 26, 2008 @ 1:19 am
waah.. bakal sering mampir kesini nih^^
Comment by dhana — July 2, 2008 @ 7:37 am
ada yang punya file cerita drunken fist gak ya klo ada tolong dong kirim kan ke email aq br4ndal_budiman@yahoo.com,
aq sangat suka cerita naga sastra dan sabuk inten + api dibukit menoreh, kapan ya tayangnya sinetron api dibukit menoreh dah gak sabar lagi tuk nonton film klosal lokal
Comment by indra wijaya — July 4, 2008 @ 9:59 am
Terima kasih ya Mas Dim had. Dah me-links-kan blog CerSil saya.
Terus berkarya ya.
Sekalian kenalan nih.
Saya paling ngefans sama cersil-nya SH Mintardja, tapi sayang baru beberapa saja yang bisa saya baca. Kalau ada bagi koleksinya ya.
Comment by Ary — July 18, 2008 @ 5:21 am
dear all, dulu..dulu sekali saya pernah membaca cerita silat dimana jagoannya mempunyai senjata biji-biji catur. Cuma lupa judul ceritanya. Ada yang tau?
Comment by alh — July 18, 2008 @ 7:30 am
Mas Ari. Saya dan Dimhad adalah orang yang berbeda.
Untuk beberapa request-nya diusahakan untuk ada.
Comment by ceritasilat — July 21, 2008 @ 1:20 am
Waduh sorry mas ya, tadinya kukira sama. Karena kebetulan aku main ke Dimhad dan disana ada blog anda yang masuk dalam kurungan ( entah pake’ templete yang mana ), eee setelah aku lihat-lihat lagi ternyata blog-ku pun juga masuk dalam kurungan juga. Lihat di http://dimhad.webng.com/silat/cersil1.htm Oke, salam kenal deh kalau gitu, main-main ke blogku ya..!
Comment by Ary — July 23, 2008 @ 10:18 pm
Nggak papa. Dimengerti dengan kelapangan hati.
Comment by ceritasilat — July 25, 2008 @ 12:37 am
Ada yang punya Rase Terbang dari Pegunungan Salju (sambungan Kisah si Rase Terbang) ? Bleh tau bisa mendapatkan dimana? thanks ya ….
Comment by Krisnohadi — August 18, 2008 @ 4:33 am
Terima kasih sekali atas hasil kerja kerasnya, sehingga banyak orang (termasuk saya) yang dulunya hanya dapat baca buku silat warisan ortu yg sebagian sudah hilang shg tdk tamat dapat bisa menamatkannya disini hehe…
Comment by edwin — October 1, 2008 @ 2:27 pm
mas edwin, terima kasih juga karena mampir di sini
Comment by ceritasilat — October 3, 2008 @ 12:36 am
Thanks banget blognya. Saya sangat suka dengan prinsip yang dipakai: ‘dapatnya free, disharing free juga’. Salut!
Disini saya khatam beberapa cersil-nya khulung (gu long), yang memang jadi favorit saya banget. Maling romantis, golok yanci, dlsb. Bener2 punya style bertutur yang khas, dengan plot yang berbeda dibanding cersil lain. Apalagi yang sudah bosan deng model bercerita KPH yang rada2 mudah ditebak..
Thanks again. Mudah2an terus ditambah isinya, dan yang masih ngegantung ceritanya bisa segera diselesaikan. (Saya sudah gak ada bahan bacaan lagi nih)..
)
Salam.
Dwi
Comment by dwi — October 17, 2008 @ 12:30 pm
Saya usahan terus menambah, mbak. Cuma kesibukan akhir-akhir ini menyita perhatian.
Trim kepada mbak dwi yang-kelihatannya-sering mampir.
Comment by ceritasilat — October 20, 2008 @ 12:31 am
wah, asyik. nemu forum penggila cersil baru lagi. add link-nya ah…
Comment by pibel — October 26, 2008 @ 1:59 pm
Monggo, mas.
Comment by ceritasilat — October 27, 2008 @ 12:41 am
err… saya cewek lho
Comment by pibel — October 27, 2008 @ 5:55 am
Iya, Mbak. Maaf…Maaf
Comment by ceritasilat — October 31, 2008 @ 3:37 pm
Wah, Golok Yanci-nya hilang dari Kategori. Perlu diperbaiki segera
Comment by ceritasilat — October 31, 2008 @ 3:41 pm
Berhubung Naga Kemala Putih sudah mengeliat keluar, sy mengusahakan Harimau Kemala Putih selesai aumannya
Comment by ceritasilat — October 31, 2008 @ 3:42 pm
Pendekar satu jurusnya mana??
Comment by wirya — November 5, 2008 @ 9:09 am
Mas Wirya, tunggu saja. Nanti juga di-publish kok.
Comment by ceritasilat — November 7, 2008 @ 3:00 am
Bagus sekali, akan saya publikasikan di situs saya, dan gratis juga…he..he…
http://uang-banyak.com
Comment by jawaipost — December 3, 2008 @ 9:46 am
Mas, cersil pangeran menjangan kok hampir 2 bulan ga diupdate ya? penasaran nih
Comment by dnur036 — December 10, 2008 @ 1:57 am
bravo cersil bulim…..imajinatif….menyentuh …..
Comment by 53rd@ — December 15, 2008 @ 6:40 am
lanjutan kisah membunuh naga-nya dong…trim’s
Comment by pait — December 22, 2008 @ 10:45 am
haaaaallllo tunggu, numpang lewat.
blog nya aku jadiin blogroll ku,
lumayan cari inspirasi .
kapan2 mampir ya ke blog saya
http://mrobelix.wordpress.com/
terima kasih
Comment by mrobelix — December 24, 2008 @ 7:31 am
to pait:
Doakan saja, Mas. Semoga masih kuat mengeditnya
to mrobelix:
Saya sudah mampir. Bagus blog sampeyan
Comment by ceritasilat — December 26, 2008 @ 5:17 pm
Mas ak pecinta cersil. Ak br nemu situs mas, bbrp hr lalu. Dr ak kecil smp skr dah pny 2 anak ak gak bisa melupakan hoby ku ini. Sudah 14 ak gak bc cersil lg. Dgn situs ini kerinduanku terobati. Smp2 istriku ngomel2 kerjaku bc cersil trs. Thnx ya mas. Kalo ak blh knl?
Comment by Capung — December 30, 2008 @ 3:56 am
Mas ak pecinta cersil. Ak br nemu situs mas, bbrp hr lalu. Dr ak kecil smp skr dah pny 2 anak ak gak bisa melupakan hoby ku ini. Sudah 14thn ak gak bc cersil lg. Dgn situs ini kerinduanku terobati. Smp2 istriku ngomel2 kerjaku bc cersil trs. Thnx ya mas. Kalo ak blh knl?
Comment by Capung — December 30, 2008 @ 4:00 am
Ak ga pny kompyu. Tp bisa baca dr hp jadul nok 6600. Jd tlng jgn dirubah ke format lain ya, mas. Thnx.
Comment by Capung — December 30, 2008 @ 5:29 am
Cersil yang paling aku suka adalah Pendekar Negeri Tayli dan Kapal Layar Panca Warna…
Sudah lama sekaliiii..saya ngak baca2 cersil…hampir semua cersil saya pernah baca…
Comment by hina kelana414 — January 10, 2009 @ 12:47 am
Ju2r bgtu saya menemukan beberapa ebook dgn latar belakang cersil..saya sangat girang bnget..saya smpt brhenti bc cersil krn g pux kelanjtanx..q patah hati bnget..v mw ap dkata..y namax g ad bhan buat dbca..he3x akhrx q tmukan blog in..hore q spert dpt durian jatuh..makasi saya ucpkan bg pembuat blog ini..
Comment by Cai — January 20, 2009 @ 8:02 am
Di tunggu kelanjutan Kirah golok pembunuh Naga x..please,
Comment by Cai — January 20, 2009 @ 8:09 am
ada yg punya cersil walet emas walet perak + hati budha tangan berbisa ? dimana saya bisa beli ?
nuwun
Comment by andreas — January 20, 2009 @ 10:13 am
Kpd Cai:
Kisah Membunuh Naga? Diusahakan, mas.
Kpd Andreas?
Maaf, mas. Untuk kedua, cersil itu saya belum pernah baca. Karenanya, saya tidak bs membantu. Maaf
Comment by ceritasilat — January 23, 2009 @ 12:30 am
ptama2 a salut atas pendirian anda ttg “dapat dari gratis, memberikannya juga gratis” lha,wong kita-kita ini bukan pengarang,kok minta duit(royalti)..salut.
Bro, a sring baca,KPH,jing yong,Gu Long, dll.tp a pnasaran ama cersil ttg “empat pendekar” (perwira hakim bao?) yg ada dikomik.katax pengarangx dari luar,tp a blum tau,ada ga ya versi indo?thx
Comment by arman — January 25, 2009 @ 3:51 am
thx bgt ya dengan adanya web ini kerinduan untuk baca cersil semakin banyak. benar benar thx bgt nih :p
Comment by xiang — January 30, 2009 @ 7:41 am
Sama-sama, mas. Doakan agar tetap eksis bersama penggemar cersil.
Comment by ceritasilat — February 7, 2009 @ 2:31 am
Maz, pisau terbang Li ( 78 ) ada dmn, ya? 18 januari. Kosong. Apa ada yg kelewat maz?
Comment by Capung — February 7, 2009 @ 4:39 am
maz Duke of Mount Deer yg seri 30 kok gak ada yak? emang gak ada atau lalpa…thx
Comment by zan_izze — February 27, 2009 @ 7:37 am
Duke of Mount Deer yg seri 30 lagi di-postinng-kan.
Comment by ceritasilat — February 28, 2009 @ 2:08 am
duke of mount deer yg ke 44 belom ada ya…
lagi ditunggu nih..mas yang baik..
Comment by omtar — March 19, 2009 @ 7:52 am
Masih diusahakan, Mas Omtar. Coba dicek lagi, ya. Sumber saya hanya sampai seri ke-44.
Comment by cintahikmah — March 21, 2009 @ 12:34 am
hohoho…. seneng bisa baca disini… masih nunggu yg “Pendekar-Pendekar Negeri Tayli” … dah punya komik n serial movie-nya… tinggal crita aslinya…
Comment by shief — April 9, 2009 @ 9:33 am
buat ceritasilat, makin jaya aja…o ya kalo anda dan semua yang ada di sini maupun di sana lagi nyari soundtrack dari film2 silat kayak To Liong To,Return Of The Condor Heroes,Pendekar Harum,Pendekar Ulat Sutera, kalian bisa download dari http://www.pd88.co.cc
buat ceritasilat, punya lagu soundtrack film Pendekar Menjangan(Duke Of Mountain Deer) yang versi indonesia ga??
Comment by yosef88 — April 20, 2009 @ 9:41 am
Mas Yosef88, terima kasih mau mampir ke sini.
Saya sudah kunjungi web kepunyaan sampeyan. Pusat Download, ya?
Saya bookmark dulu, ya? Siapa tahu butuh nanti.
Comment by ceritasilat — April 21, 2009 @ 5:49 am
Dear cerita silat… req. dunk cerita pena wasiat. kalo bisa tiap lamannya jgn lebih dr 50kb, soalnya aq baca lewat hp (suka out of memory). thks ya atas ceritanya:)
Comment by ichigo — April 27, 2009 @ 7:28 pm
Pena Wasiat sudah bermunculan. Cuma, kalau sudah terjebak di edit-mengedit, justru membuat malas.
Usulan (ukuran 50 kb) dipertimbangkan.
Comment by ceritasilat — April 30, 2009 @ 3:51 am
Luar biasa, saya yakin anda seorang yang mempunyai hati besar dan idealisme tinggi – salut dan hormat saya
Comment by jaihwacat — May 17, 2009 @ 12:26 pm
maz, tamba dunk kelanjutan dari cersil bu kek kang sinkang. soalnya aku cari di site lain cuma sampai episode 1(perayaan…). apa ad yg tau dimana kisah lanjutannya? ma kasi ya maz..:)
Comment by ichigo — May 17, 2009 @ 7:14 pm
Kepada Jaihwacat: “Anda berlebihan. Saya adalah orang biasa.
Btw, Anda kok memilih nama jaihwacat?”
Kepada Ichigo: “Bu Kek Kang Sinkang memang berhenti sampai di situ.
Pengarangnya, Mas Kkabeh tidak ketahuan rimbanya. Menghilang”
Comment by ceritasilat — May 22, 2009 @ 3:14 am
Saya seorang penggemar berat cerita silat. Senang sekali menemukan website ini. Selamat untuk penciptanya. Kalau boleh, ingin pesan cerita Wang Dulu dari seri Ho keng kun lun, Go houw tjong liong dst..Trims banyak..
Comment by muggyblues — September 30, 2009 @ 5:09 am
Mas Muggy. Kalau diartikan ke bhs Indonesia, menjadi apa ya judulnya?
Comment by ceritasilat — October 1, 2009 @ 2:32 am
great bor, jadi bisa mengingat film-film silat berseri yang dulu saya tonton di VCR Betamax
Comment by gnw — November 7, 2009 @ 1:03 pm
great bro, jadi bisa mengingat film-film silat berseri yang dulu saya tonton di VCR Betamax
Comment by gnw — November 7, 2009 @ 1:03 pm